(0362) 25887
disdukcapil.buleleng152@gmail.com
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Resmi Meluncurkan Inovasi SAKTI dan EMAAK PKK

Admin disdukcapil | 09 Juli 2026 | 11 kali

Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) secara resmi meluncurkan inovasi SAKTI (Sinkronisasi Administrasi Kependudukan Terintegrasi) dan EMAAK PKK (Gerakan Bersama Sadar Administrasi Kependudukan Keluarga) yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Selasa (7/7/2026) di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.
Kepala Disdukcapil Buleleng menjelaskan bahwa inovasi SAKTI lahir untuk mewujudkan sinkronisasi biodata kependudukan secara terintegrasi melalui kerja sama lintas instansi. Perubahan data, khususnya status pekerjaan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, akan tersinkronisasi secara cepat sehingga menghasilkan data kependudukan yang lebih mutakhir, valid, dan akurat untuk mendukung pelayanan publik maupun kebijakan pembangunan.
Sementara itu, inovasi EMAAK PKK dikembangkan sebagai gerakan bersama yang melibatkan Tim Penggerak PKK dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan. Melalui edukasi, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada keluarga, inovasi ini diharapkan mampu mendorong kepemilikan dokumen kependudukan secara lengkap, termasuk percepatan penerbitan akta kelahiran, pencatatan perkawinan, serta peningkatan aktivasi IKD.
Melalui implementasi kedua inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan terwujudnya data kependudukan yang semakin akurat, pelayanan publik yang lebih cepat dan tepat sasaran, perencanaan pembangunan yang didukung data valid, meningkatnya kepemilikan dokumen administrasi kependudukan, serta percepatan transformasi layanan digital melalui aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.