Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, Disdukcapil menggelar aksi "jemput bola" yang diintegrasikan dengan rangkaian Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Gerakan Kulkul PKK, serta Posyandu Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini bertujuan untuk memastikan seluruh warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa, memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid.
Antusiasme warga Desa Bontihing terlihat cukup tinggi sejak pagi hari. Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, berikut adalah rincian hasil pelayanan adminduk yang berhasil diselesaikan:
Perekaman KTP-el: 4 orang (pemula/warga yang belum pernah rekam).
Pencetakan KTP-el: 12 keping (dengan rincian: 1 status PRR, 10 karena kartu rusak, dan 1 karena perubahan elemen data).
Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA): 47 keping.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD): 6 orang.
Integrasi layanan adminduk dengan kegiatan PKK dan Posyandu ini dinilai sangat efektif. Sembari warga memeriksakan kesehatan di Posyandu atau mengikuti kegiatan pemberdayaan kesejahteraan keluarga, mereka juga dapat langsung mengurus dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota Singaraja. Pelayanan ini adalah bentuk sinergi untuk memastikan tidak ada warga Buleleng yang tertinggal dalam pendataan kependudukan. Dengan IKD dan KIA yang mulai masif diaktivasi, menuju tertib administrasi yang lebih modern. Dengan suksesnya kegiatan di Desa Bontihing ini, Disdukcapil Buleleng berencana untuk terus melanjutkan program integrasi serupa di desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Buleleng sepanjang tahun 2026.